Kamis, 25 Agustus 2011

PURING HIBRIDA PARA SAHABAT PURING LOVERS


Banyak sudah hibrida-hibrida baru dihasilkan oleh para pecinta puring yang tidak kalah cantik dan menarik dengan hasil silangan maestro Bp. Gandung P.
Belum banyak yang bisa saya uploads dalam web blog ini, karena selain kesibukan saya juga sumber-sumber yang masih terbatas, jadi tentu saja akan membutuhkan waktu untuk bisa menyusunnya. Berikut ini adalah beberapa hibrida para sahabat pecinta puring. Silahkan klik foto dibawah untuk mengetahui varian puring yang ada di grup
SUMBER GRUP PURING LOVER

Senin, 22 Agustus 2011

Puring Borsalino

Saat berkunjung ke kebun Kang Rochmat di Jakal sana, ia sedang asyik nyabutin rumput liar diantara  rumput gajah mini. Disisi lain seonggok karung berisi rumput gajah mini sudah siap untuk ditanam, rupanya ada garapan membuat taman di salah satu rumah makan di Jl. Palagan. Iseng ikut bantu nyabutin rumput.

Setelah selesai saya minta ijin Kang Mat untuk mengambil foto2nya, siapa tau bermanfaat, selain itu sesungguhnya saya ingin menampilkan profil-profil anggota PPI satu persatu bila waktu memungkinkan.

Ada satu puring yang menarik minat saya setiap berkunjung kekediaman Kang Mat karena daunnya yang lebar serta warna kuningnya yang cukup kalem. Puring tersebut karya alm mas Tarto Godean, begitu kata Kang Mat kepada saya. Dulu dibelinya Rp. 2 Juta (kalau tidak salah).

Saya kenal Kang Mat cukup lama 9 tahun yang lalu saat saya berinisiatip membuka gerai tanaman hias. Dari Kang Mat inilah tanaman hias saya peroleh serta pada Kang Mat-lah saya belajar tentang tanaman.
Kemarin saya ditawarkan untuk membawa sejumlah Puring dari kebunnya untuk diperbanyak. Kapan ya kesana lagi......??? Thanks Kang atas kemurahan hatinya.

Jumat, 19 Agustus 2011

KEGIATAN PAMERAN TANAMAN HIAS DAN TANAMAN BUAH BERKUALITAS



Dalam upaya meraih peluang pasar  untuk mengembangkan bisnis di bidang tanaman hias serta tanaman buah yang masih sangat terbuka maka diperlukan upaya dan strategi  yang harus dilakukan untuk dapat meraih peluang pasar tersebut yang  diantaranya adalah dengan melaksanakan pameran tanaman hias dan tanaman buah berkualitas.  Oleh karena itu UPT Sub Terminal Agribisnis, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan tersebut  di halaman Dinas Pertanian, Perikanan  dan Kehutanan Kabupaten Sleman Jl. Rajimin, Sucen, Triharjo, Sleman pada  tanggal 7 – 13 Juli 2011 Hasil dari kegiatan pameran yang diselenggarakan selama 7 hari cukup memuaskan dan seperti target yang diharapkan.


Kegiatan pameran tanaman hias dan tanaman buah berkualitas yang diselenggarakan tanggal 7 – 13 Juli 2011 di halaman Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman telah selesai diselenggarakan. Nilai transaksi yang terjadi sampai dengan tanggal 12 Juli 2011 adalah sebesar Rp 37.255.000,-. Walaupun nilai transaksi tidak begitu besar, namun kegitan ini sangat  bermanfaat bagi para pelaku dan pecinta tanaman hias dan tanaman buah untuk dapat memperlancar proses pemasaran sekaligus menggali kreatifitas dalam pengembangan tanaman hias dan tanaman buah khususnya di Kabupaten Sleman.


Koordinasi Forum Komunikasi atau saresehan Persatuan Puring Indonesia diselenggarakan pada tanggal 8 Juli 2011 yang diikuti oleh pengurus serta anggota PPI. Dalam penyelenggaraan tersebut dibahas mengenai arah keberlanjutan pengembangan serta pemasaran tanaman puring. Untuk Sarasehan budidaya tanaman anggrek diselenggarakan pada tanggal  9 Juli 2011 dengan peserta sebanyak 50 orang yang merupakan perwakilan dari ibu-ibu PKK se Kabupaten Sleman dengan pembicara ibu Sri dari TITI ORCHID. Tujuan dari kegiaan ini adalah untuk dapat memotivasi serta menggali kreatifitas dari ibu-ibu PKK se Kabupaten Sleman untuk dapat mengembangkan tanaman hias khususnya anggrek sehingga diharapkan akan dapat meningkatkan nilai tambah dalam rangka peningkatkan pendapatan masyarakat.
Kontes puring dengan kualifikasi kurang dari 60 cm  dan parade puring diselenggarakan pada tanggal 10 Juli 2011. Kontes puring diikuti sebanyak 31 kontestan dan parade puring diikuti oleh 19 kontestan. Peserta tidak hanya  berasal dari Sleman dan sekitarnya namun juga berasal dari luar DIY seperti  Muntilan, Magelang dan Bogor, Jawa Barat. Tim Juri pada kesempatan kali ini berasal dari profesional dan akademisi seperti Bapak Gandung, juara I : puring nomor 14 pemilik Slamet Bawono S, ST dari Wirokraman, Sidokarto, Godean dengan nilai 1030,  juara II : puring nomor 2 pemilik Beja Wiryanto dari Kaliurang, Hargobinangun, Pakem dengan nilai 1025 dan juara III : puring nomor 20 pemilik Agus Sayono dari Karakan, Sidomoyo, Godean dengan nilai 1010.
Sarasehan Tanaman Hias untuk siswa SMA dan SMK di selenggarakan pada tanggal 12 Juli 2011 diikuti oleh 50 peserta perwakilan dari 10  SMA dan  SMK se Kabupaten Sleman. Tujuan dari penyelnggaraan ini adalah untuk dapat meningkatkan jiwa kewirausahaan generasi muda melalui agribisnis tanaman hias dan tanaman buah serta untuk dapat memotivasi dan menggali kreativitas generasi muda dalam pengembangan tanaman hias dan tanaman buah. Pembicara pada kesempatan kali ini berasal dari profesinal dan pegusaha  diantaranya Rini Yulaini, Drs. R. Agus Kholiq dan Sudihartono. Acara dipandu oleh Ir. Restu Sawitri dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan kabupaten Sleman.
Kegiatan ini ditutup oleh  Bapak Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman dengan sangat meriah.(liem)
 sumber : http://pertahanan.slemankab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=412:kegiatan-pameran-tanaman-hias-dan-tanaman-buah-berkualitas&catid=79:berita&Itemid=135

Kamis, 18 Agustus 2011

Peringatan Hari Pers Nasional, Wabup Wonosobo Tanam Puring di Bukit Wartawan

WONOSOBO - Hari pers nasional yang jatuh setiap tanggal 9 Februari diperingati dengan tasyakuran sederhana namun khidmat oleh para insan pers yang bekerja di wilayah Wonosobo. Acara selamatan digelar di area wisata Telaga Menjer, Garung, Rabu lalu (9/2). Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Wonosobo, DRa Hj. Maya Rosida MM, Sekda Drs Eko Sutrisno Wibowo MM, serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan Kabag Humas Setda.

Ketua PWI Jateng 5, Sudarman mengungkapkan bahwa peringatan Hut PWI yang bertepatan dengan Hari Pers Nasional tahun 2011 ini akan diisi dengan kegiatan menanam. Hal ini dilakukan sebagai wujud dukungan dari insan pers kepada program yang tengah digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo, yaitu menanam. Disamping itu, kegiatan menanam dan memupuk ini juga merupakan tindak lanjut dari wartawan menanam pada Hari Pers Nasional pada tahun 2008 lalu. menurut Sudarman, sebagian besar tanaman yang ditanam tiga tahu lalu tersebut masih hidup. Oleh karena itu tahun ini para wartawan akan mengadakan pemupukan tanaman, serta menambah tanaman dengan jenis cemara dan bunga-bungaan. Diharapkan, dengan inisiatif ini, akan mampu memotivasi masyarakat untuk giat menanam.

Sementara itu, wakil Bupati Wonosobo, Hj. Maya Rosida MM menyambut positif atas inisiatif insan pers Wonosobo tersebut. menurut Maya, dengan adanya kesadaran dari berabagai kalangan, termasuk pers, program yang tengah dijadikan fokus oleh Pemerintah akan lebih cepat terwujud. Lebih lanjut, Wabup juga menyoroti peran pers di Wonosobo yang dinilainya telah berkontribusi positif terhadap terjaganya situasi dan kondisi keamanan yang sampai saat ini tetap stabil dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga berkesempatan melakukan penanaman bibit tanaman hias jenis puring. Diharapkannya, semakin banyak tanaman bunga di kawasan Telaga menjer ini dapat menarik wisatawan untuk datang ke telaga yang juga menjadi sumber air bagi PLTAa Garung itu. keindahan telaga menjer akan lebih mempesona dengan aneka bunga di sekitarnya, harap Wabup.  **kontributorHmsWonosobo
Sumber www.jatengprov.go.id

Puring di Kebun Binatang Gembira Loka

Dengan mengendarai sepeda motor kami meluncur ke Kebun Binatang Gembira Loka pada hari Rabu, 17 Agustus 2011 mengantar Alma putri kami mengikuti lomba melukis anak-anak yang diselenggarakan oleh Radio Sasando FM. Jadual acara mundur dari yang telah ditetapkan, seharusnya jam 09.00 sudah dimulai namun molor hingga pkl. 10.00.

Belum selesai mewarnai Alma sudah mulai jenuh dan mulai mengajak minta keliling Kebun Binatang. Akhirnya tugas dia kumpulkan ke Juri tanpa diselesaikan lalu langsung bermain.  Selesai bermain ayunan dan perosotan, kami berkelilimg menikmati suasana yang ada.

Ada yang menarik perhatian saya, yaitu banyaknya tanaman puring yang digunakan oleh pihak Gembira Loka sebagai tanaman lansekap. Puring lokal biasa yang mereka gunakan seperti Puring Bali, Puring Golok, Puring Sakura dan Puring Petra serta Puring Gelatik ternyata sudah cukup memperindah taman, apalagi bila dengan puring yang corak warna dan daun yang lebih menarik.
Salah satu sudut di Kebun Binatang Gembira Loka yang menggunakan tanaman Puring sebagai Penghias Taman atau lansekap
Hal ini memantapkan hati saya bahwa Puring memiliki Prospek yang cukup baik kedepannya, baik sebagai tanaman lansekap atau koleksi.

Minggu, 14 Agustus 2011

Puring Prasasti GP

Tanda Mata

Entah apa makna dibalik semua ini, satu hari itu, saya mendapat kemurahan hati dari sahabat-sahabat tanaman hias. Pagi hari dari Mas Ahmadi saya mendapat kemurahan hati sebuah Puring Red Ruby GP, lalu Mas Rochmat berupa Puring Laurensia (Jack E Craig), Puring Sejuta Pesona dan Puring Piranha  (Breeder Mulyadi). Kemudian sore harinya ketika saya bersama Mas Ahmadi berkunjung kekediaman Bp. Gandung Paryono  saya mendapat beberapa Puring dari beliau.

Dan sungguh suatu anugerah indah dari Allah Pecipta Segala Tanaman ketika saya mendapatkan pemberian silangan yang masih orisinil dari seorang Maestro Puring Bp. Gandung Paryono. Yang membahagiakan serta membanggakan hati adalah karena silangan tersebut  orisinil biji bukan cangkokan atau okulasi yang artinya hanya saya yang memiliki varian tersebut karena sama sekali belum diperbanyak.

Sebagai penanda saya memberi puring ini nama Prasasti GP, untuk mengingatkan saya akan keramah tamahan dan kemurahan hati beliau, karena selain puring tersebut saya juga mendapat tanda mata lain berupa Puring Diana dan Puring Rembulan.



Memang bukan termasuk jenis Puring yang berdaun lebar, namun tetap memiliki arti tersendiri bagi saya karena terkandung suatu history yang tidak semua orang atau setiap saat saya akan mengalaminya.

Sabtu, 13 Agustus 2011

Puring Magenta

Merupakan puring silangan pertama dari Gandung Paryono yang ditemukan secara tidak sengaja berupa tukulan (tumbuh alami) yang dirawat hingga besar dan ternyata memiliki penampilan yang sangat menawan. Itulah awal mula beliau mulai menyilangkan puring. Magenta memiliki karakter daun yang tebal,  daun tua berwarna coklat kehitam-hitaman dengan dironai totol atau bercak berwarna merah kecoklatan, bentuk daun arrow.