Merupakan hasil persilangan antara kurasi x oscar. Bentuk daun seperti kurasi hanya lebih sempit pada sayapnya (semi bersayap). Tulang dan urat daun ( vein ) berwarna pink
KOLEKSI PRIBADI
Pages
Minggu, 20 November 2016
Sabtu, 19 November 2016
Puring Maximillian
Puring Maximillian merupakan puring hasil persilangan antara oscar x pink dalmation. Bentuk daun bersayap sedang (lekukan daun tidak terlalu tajam), dengan motif berbintik/spot oranye kemerahan. Lebar daun kisaran 12cm dan panjang 24cm.
Label:
HYBRID KEBOEN ALMA
Rabu, 13 Januari 2016
Puring Apel Dora
Dora, demikianlah nama yang disematkan pada puring ini. Belum banyak tersebar di pasaran. Selain karena jenis ini lama perkembangannya juga karena Keboen alma sendiri saat ini tidak memproduksinya secara massal.
lihat juga Apel Dora
lihat juga Apel Dora
Senin, 12 Oktober 2015
Puring Mahal, Langka, Indah atau....?
Berbicara tentang mahal tentu saja akan berkaitan dengan nilai harga jual suatu barang yang tinggi. ada berbagai faktor yang mempengaruhi sebuah barang menjadi mahal nilai jualnya, demikian pula dengan tanaman puring( croton) ini. Faktor utama yang sangat mempengaruhi tentu saja adalah eksklusifitas:
Eksklusifitas tanaman puring bisa disebabkan oleh bermacam-macam sebab antara lain:
a. Karena sangat menarik baik dari segi penampilan, karakter daun maupun corak warnanya.
b. Langka dan bagus atau diminati pasar, Bisa saja keberadaan tanaman puring / croton tersebut langka
karena hybrid baru ataupun puring keluaran lama yang memang tidak dibudidaya secara masal, namun kelangkaan itu sendiri bukan menjadi jaminan. Kelangkaan tidak akan memberi nilai jual yang tinggi bila tidak diminati pasar.
c. Kualitas dan tinggi atau besarnya tanaman. Penampilan tanaman itu sendiri juga mempengaruhi nilai jualnya, demikian pula dengan tinggi atau besarnya tanaman itu sendiri.
Kriteria mahal itu sendiripun bisa jadi berbeda antara pecinta satu dengan lainnya. Bisa saja harga 500.000 dikatakan sangat murah bagi seseorang namun mahal bagi pecinta puring lainnya.
Masih teringat dalam benak saya ketika dulu beberapa puring memiliki nilai jual yang tinggi seperti Angel Wing (Vinola), Banglor, Kipas Dewa dan sebagainya. Vinola sendiri kemudian menjadi sangat murah hanya 5.000 rupiah per polybag antar petani pada tahun 2011 dengan tinggi 1jengkal lalu naik kembali menjadi 15.000 hingga saat ini pada kisaran 50.000-75.000 di Yogyakarta khususnya.
Lalu bagaimana dengan kondisi saat ini dimana varian tanaman puring telah mencapai ribuan, dengan berbagai corak dan karakternya? Para konsumen harus benar-benar jeli dalam membeli puring yang kira-kira hendak "di perdagangkan kembali".
Eksklusifitas tanaman puring bisa disebabkan oleh bermacam-macam sebab antara lain:
a. Karena sangat menarik baik dari segi penampilan, karakter daun maupun corak warnanya.
b. Langka dan bagus atau diminati pasar, Bisa saja keberadaan tanaman puring / croton tersebut langka
karena hybrid baru ataupun puring keluaran lama yang memang tidak dibudidaya secara masal, namun kelangkaan itu sendiri bukan menjadi jaminan. Kelangkaan tidak akan memberi nilai jual yang tinggi bila tidak diminati pasar.
c. Kualitas dan tinggi atau besarnya tanaman. Penampilan tanaman itu sendiri juga mempengaruhi nilai jualnya, demikian pula dengan tinggi atau besarnya tanaman itu sendiri.
Kriteria mahal itu sendiripun bisa jadi berbeda antara pecinta satu dengan lainnya. Bisa saja harga 500.000 dikatakan sangat murah bagi seseorang namun mahal bagi pecinta puring lainnya.
Masih teringat dalam benak saya ketika dulu beberapa puring memiliki nilai jual yang tinggi seperti Angel Wing (Vinola), Banglor, Kipas Dewa dan sebagainya. Vinola sendiri kemudian menjadi sangat murah hanya 5.000 rupiah per polybag antar petani pada tahun 2011 dengan tinggi 1jengkal lalu naik kembali menjadi 15.000 hingga saat ini pada kisaran 50.000-75.000 di Yogyakarta khususnya.
Lalu bagaimana dengan kondisi saat ini dimana varian tanaman puring telah mencapai ribuan, dengan berbagai corak dan karakternya? Para konsumen harus benar-benar jeli dalam membeli puring yang kira-kira hendak "di perdagangkan kembali".
Sabtu, 29 Agustus 2015
Sutarman Namratus
Pada halaman 3 koran Minggu Pagi NO 15 TH 68 MINGGU II JULI 2015 termuat berita dengan huruf yang dicetak tebal dan cukup besar dengan judul "Berkreasi dengan Puring" beserta foto Sutarman, sahabat kami yang terpampang cukup jelas.
Bagi Sutarman, puring memang bukan sekedar tanaman hias namun merupakan sumber penghasilan. Beliau telah menghasilkan ratusan bahkan ribuan silangan puring namun sebagian besar punah saat terjadi letusan G. Merapi pada tahun 2010 lalu.
Sangat mengasyikan berdiskusi dengannya mengenai puring saat ini yang memunculkan ide-ide kreatif, baik tentang kemungkinan-kemungkinan warna maupun bentuk daun puring. Bahkan beliau yang dahulunya fanatik dengan daun lebar dan tebal kini sudah tidak lagi, karena keinginannya untuk berkreasi kemungkinan-kemungkinan dapat "menciptakan" bentuk-bentuk yang menarik.
Sebagai anggota Setara Croton Community, Sutarman cukup aktif menyilangkan koleksi puring yang dimilikinya. Beberapa diantaranya adalah Red Kriwil dan Govardan.
Bagi Sutarman, puring memang bukan sekedar tanaman hias namun merupakan sumber penghasilan. Beliau telah menghasilkan ratusan bahkan ribuan silangan puring namun sebagian besar punah saat terjadi letusan G. Merapi pada tahun 2010 lalu.
Sangat mengasyikan berdiskusi dengannya mengenai puring saat ini yang memunculkan ide-ide kreatif, baik tentang kemungkinan-kemungkinan warna maupun bentuk daun puring. Bahkan beliau yang dahulunya fanatik dengan daun lebar dan tebal kini sudah tidak lagi, karena keinginannya untuk berkreasi kemungkinan-kemungkinan dapat "menciptakan" bentuk-bentuk yang menarik.
Sebagai anggota Setara Croton Community, Sutarman cukup aktif menyilangkan koleksi puring yang dimilikinya. Beberapa diantaranya adalah Red Kriwil dan Govardan.
Jumat, 21 Agustus 2015
Senin, 27 April 2015
Puring Pandora-KA
Dalam mitologi Yunani, Pandora (bahasa Yunani: Πανδώρα) adalah perempuan pertama yang diciptakan.
Setelah diciptakan, Pandora dinikahkan dengan Epimetheus, saudara Prometheus. Pada hari pernikahan mereka, Zeus memberi hadiah berupa sebuah kotak yang indah. Pandora diperingatkan Prometheus untuk tidak membuka kotak tersebut.
Suatu hari, Pandora sangat penasaran dan kemudian membuka kotak tersebut. Setelah dibuka, dari kotak itu keluar berbagai macam keburukan (kejahatan, penyakit, penderitaan). Semua keburukan itu menyebar ke seluruh dunia dan menjangkiti umat manusia. Pandora kemudian melihat ke dalam kotak dan menyadari masih ada satu hal yang tersisa di sana: harapan.
Puring Pandora sekilas menyerupai Fancy Arrow, merupakan anakan dari Magenta GP. Corak warna menyerupai Magenta berbentuk semi trident atau trisula namun ada perbedaan dalam ukuran lebar dan panjang daun. Juga pada tangkai daunnya (petiole) yang lebih pendek dari induknya.
Sehingga memberi penampakan lebih rapat.
Setelah diciptakan, Pandora dinikahkan dengan Epimetheus, saudara Prometheus. Pada hari pernikahan mereka, Zeus memberi hadiah berupa sebuah kotak yang indah. Pandora diperingatkan Prometheus untuk tidak membuka kotak tersebut.
Suatu hari, Pandora sangat penasaran dan kemudian membuka kotak tersebut. Setelah dibuka, dari kotak itu keluar berbagai macam keburukan (kejahatan, penyakit, penderitaan). Semua keburukan itu menyebar ke seluruh dunia dan menjangkiti umat manusia. Pandora kemudian melihat ke dalam kotak dan menyadari masih ada satu hal yang tersisa di sana: harapan.
Puring Pandora sekilas menyerupai Fancy Arrow, merupakan anakan dari Magenta GP. Corak warna menyerupai Magenta berbentuk semi trident atau trisula namun ada perbedaan dalam ukuran lebar dan panjang daun. Juga pada tangkai daunnya (petiole) yang lebih pendek dari induknya.
Sehingga memberi penampakan lebih rapat.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)








